August 30, 2025
Sejarah e-sport di Indonesia

Sejarah e-sport di Indonesia

Sejarah e-sport di Indonesia – Di era modern, e-sport bukan sekadar hobi, tapi telah menjadi industri hiburan dan olahraga elektronik global. Indonesia sendiri merupakan salah satu negara dengan pertumbuhan industri e-sport tercepat di Asia Tenggara. Namun, kesuksesan itu tak muncul begitu saja—ada perjalanan panjang dan menarik di baliknya.

Yuk, simak sejarah e-sport di Indonesia, dari awal kemunculannya di warnet hingga mengharumkan nama bangsa di kejuaraan dunia.

Sejarah e-sport di Indonesia

Sejarah e-sport di Indonesia
Sejarah e-sport di Indonesia

🎮 Awal Mula E-Sport di Indonesia: Warnet dan Turnamen Lokal

Era 2000-an menjadi titik awal munculnya kompetisi game berbasis komunitas di Indonesia. Saat itu, warung internet (warnet) menjadi tempat berkumpulnya para gamer.

Game yang populer kala itu meliputi:

  • Counter-Strike 1.6

  • Warcraft III: DOTA

  • Point Blank

  • Ragnarok Online

Komunitas game membentuk clan dan guild, lalu mengadakan turnamen kecil antar-warnet. Meskipun hadiahnya tidak besar, inilah cikal bakal kompetisi e-sport di Tanah Air.


🏆 Lahirnya Turnamen Nasional dan Pro Team

2008–2012: Munculnya Event Besar

Beberapa publisher seperti Gemscool (Point Blank), Lyto (Ragnarok), dan Garena (League of Legends) mulai menggelar turnamen resmi nasional.

Event penting di era ini:

  • Indonesia e-Sport Super League (IESL)

  • PBNC (Point Blank National Championship)

  • WCG Indonesia (World Cyber Games)

  • Lyto Game Festival

Di sinilah muncul tim-tim profesional seperti:

  • NXL (Counter-Strike)

  • RRQ (berawal dari game FPS)

  • Revival eSports (DOTA)


🌍 Indonesia di Kancah E-Sport Internasional

2013–2017: Ikut Kompetisi Dunia

Tim dan pemain Indonesia mulai tampil di ajang global:

  • XCN dan NXL berlaga di ajang Asia Tenggara

  • Rex Regum Qeon (RRQ) dan EVOS ikut turnamen internasional Mobile Legends

  • Pemain Hansel “BnTeT” Ferdinand jadi pro player CS:GO di tim luar negeri

Momen bersejarah:

Pada 2016, Indonesia menjadi tuan rumah Garena Carnival dan turnamen regional AOV International Championship Asia.


📱 E-Sport Mobile Meledak: Era Free Fire, PUBG, dan MLBB

2018–2022: Booming Game Mobile

Smartphone murah dan koneksi internet makin merata membuat mobile e-sport meledak di Indonesia.

Game yang mendominasi:

  • Mobile Legends: Bang Bang

  • Free Fire

  • PUBG Mobile

Banyak tim besar bermunculan:

  • EVOS Legends

  • RRQ Hoshi

  • Bigetron Red Aliens (PUBG)

  • ONIC Esports

  • Aura Fire

Turnamen seperti MPL Indonesia (Mobile Legends Professional League) dan PMPL (PUBG Mobile Pro League) sukses besar dengan jutaan penonton.


🏅 E-Sport Masuk PON & SEA Games

Tahun 2020-an menjadi momen legitimasi e-sport sebagai cabang olahraga resmi.

Peristiwa penting:

  • 2021: E-sport dipertandingkan dalam PON XX Papua

  • 2022: Indonesia sukses besar di SEA Games Vietnam, meraih emas dari Free Fire dan PUBG Mobile Team

  • 2023: E-sport kembali hadir di SEA Games Kamboja dan makin diperhitungkan

Lembaga resmi seperti Pengurus Besar Esports Indonesia (PBESI) pun dibentuk untuk menaungi atlet dan turnamen nasional.


📈 E-Sport sebagai Industri Besar

Saat ini, e-sport Indonesia bukan cuma kompetisi, tapi juga industri kreatif yang melibatkan:

  • Atlet profesional dan streamer

  • Manajer tim dan analis strategi

  • Caster, komentator, dan host turnamen

  • Media e-sport dan content creator

  • Brand sponsor besar (Red Bull, Samsung, TikTok, dll)

Perusahaan seperti MPL ID, RevivalTV, Esports.ID, dan Upstation terus memproduksi konten berkualitas dan event skala nasional.


🎓 E-Sport Masuk Dunia Pendidikan

Beberapa kampus di Indonesia sudah mulai membuka kelas atau program studi e-sport, seperti:

  • Universitas Dian Nuswantoro (UDINUS)

  • BINUS University

  • Telkom University

Program ini mencakup:

  • Manajemen tim e-sport

  • Produksi konten dan streaming

  • Strategi dan coaching

  • Psikologi atlet dan analisis data permainan


🧠 Tokoh-Tokoh Penting dalam Sejarah E-Sport Indonesia

Nama Peran
Hansel “BnTeT” Ferdinand Pro CS:GO Indonesia pertama yang go internasional
Donkey & Oura (EVOS) Juara M1 MLBB World Championship 2019
Jothree (RRQ) Salah satu pionir e-sport FPS Indonesia
Demas Leonard (PBESI) Ketua Harian PBESI, dorong regulasi & pembinaan e-sport
Bangpen, Jonathan Liandi Content creator game paling berpengaruh

🚀 Masa Depan E-Sport Indonesia

Dengan dukungan pemerintah, komunitas yang kuat, dan pemain berbakat, masa depan e-sport Indonesia diprediksi akan:

  • Lebih profesional dan tersistem

  • Masuk ke lebih banyak kejuaraan dunia

  • Terhubung erat dengan industri kreatif dan teknologi

  • Menjadi karier pilihan anak muda: dari atlet, caster, hingga manajer tim


🔚 Kesimpulan

Sejarah e-sport di Indonesia membuktikan bahwa dunia game bukan lagi sekadar hiburan. Dari warnet kecil hingga panggung dunia, e-sport telah menjadi olahraga, profesi, dan industri yang membuka banyak peluang. Perjalanannya panjang dan penuh tantangan, tapi potensinya luar biasa.

Jika kamu pecinta game, sekaranglah saat terbaik untuk ikut ambil bagian dalam dunia e-sport Indonesia—baik sebagai pemain, penonton, atau penggerak industri kreatifnya!